HENGZHOU - Banjir menyebabkan hampir 900 ular, termasuk kobra berbisa, lepas dari peternakan di Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, China. Insiden ini menambah kekhawatiran warga setelah banjir telah menyebabkan beberapa orang kehilangan nyawa sejauh ini.
Menurut South China Morning Post, sebagian besar ular yang lepas akibat banjir pada 6 Juli tersebut tidak berbisa. Namun, menurut beberapa laporan, ular-ular yang lepas tersebut juga termasuk ular berbisa seperti kobra.
Sejak peternakan ular tersebut hancur tersapu banjir, beberapa video mengerikan telah muncul, yang menunjukkan banyak ular dengan santai merayap di sekitar desa, terutama di daerah yang tergenang banjir. Video-video tersebut bahkan menunjukkan orang-orang berusaha menjauhkan reptil-reptil mematikan itu dari rumah mereka, sementara ular-ular tersebut terlihat mencoba merayap di dinding dan halaman yang sebagian terendam air.
Laporan Red Star News menyebutkan bahwa sebuah tim yang terdiri dari 10 orang telah dibentuk untuk menangkap reptil-reptil tersebut. Dilaporkan, pejabat desa Wu Zhi telah mendesak warga untuk tidak berurusan dengan ular hanya dengan tangan kosong.
Cuaca ekstrem selama beberapa hari di wilayah selatan dan tengah negara itu telah menewaskan sedikitnya 39 orang, menyebabkan puluhan sungai meluap, dan memicu runtuhnya bendungan waduk. China saat ini memang sedang berjuang melawan musim banjir tahunan, yang secara resmi dimulai pada 1 Juli.
Otoritas China kini telah mengevakuasi lebih dari 900.000 orang saat Topan Bavi menerjang kota Wenzhou di timur, setelah sebelumnya menghantam Taiwan dan pulau-pulau di barat daya Jepang, bahkan ketika negara itu terus menghadapi dampak Topan Maysak yang melanda Hainan awal bulan ini. Presiden China Xi Jinping juga telah memerintahkan "upaya penyelamatan dan bantuan darurat besar-besaran" untuk orang-orang yang terkena dampak.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.