Pembangunan Pusat Roket Tahap I Butuh Anggaran Rp1,170 Triliun

Kiswondari, Jurnalis
Selasa 14 September 2021 16:06 WIB
Kepala BRIN Laksana Tri Handoko (Foto: Tangkapan layar)
Share :

Kemudian, Laksana melanjutkan, pada saat ini proses yang telah dilakukan yakni, kajian pembuatan naskah urgensi, penentuan lokasi dan committed user. Committed user ini jadi poin penting ini yang akan menentukan sejauh mana bandar antariksa ini memiliki potensi bisnis dan potensi ekonomi yang memadai, sehingga bisa dioperasikan secara berkesinambungan secara jangka panjang.

“Kemudian, dilanjutkan feasibillity studies, pengoperasian, secara bersamaan dilakukan pembangunan setelah diperoleh amdal dan dibuat masterplannya. Semua proses tersebut sedang kami lakukan, kami carry over dari LAPAN untuk dieksekusi di BRIN,” ujar Laksana.

Menurut Laksana, kajian awal proses saat ini penentuan lokasi khususnya di daerah Biak, telah dilakukan survei lokasi, dan di situlah diperoleh beberapa lokasi alternatif di daerah yang menjadi bahan pertimbangan tim teknis sejak saat itu. “Naskah urgensi sudah diselesaikan pada 2019,” tandas Laksana.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya