Skandal Pelecehan Seksual, PBB Pulangkan Pasukan Perdamaian Gabon dari Republik Afrika Tengah

Antara, Jurnalis
Kamis 16 September 2021 13:16 WIB
Ilustrasi. (Foto: Antara/Reuters)
Share :

DAKAR - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memulangkan 450 tentara Gabon dari misi pemeliharaan perdamaiannya di Republik Afrika Tengah dan meluncurkan penyelidikan setelah ada tuduhan pelecehan seksual terhadap lima gadis.

Misi pemeliharaan perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah, yang dikenal sebagai MINUSCA, menyebutkan bahwa tuduhan pelecehan seksual itu terkait dengan sejumlah tentara penjaga perdamaian Gabon tak dikenal yang beroperasi di pusat negara itu.

BACA JUGA: Heroik! Ini Aksi Prajurit TNI yang Jadi Perbincangan Dunia

Kementerian pertahanan Gabon mengatakan pihaknya juga telah meluncurkan penyelidikan.

"Jika tuduhan itu terbukti benar, para pelaku akan diajukan ke pengadilan dan diadili dengan sangat keras," kata pihak kementerian pertahanan Gabon.

BACA JUGA: Pasukan Penjaga Keamanan PBB Menjadi Bapak Ratusan Anak-Anak di Haiti

Republik Afrika Tengah -- yang kaya akan berlian, kayu dan emas -- telah berjuang untuk menemukan stabilitas sejak peristiwa pemberontakan pada 2013 yang menggulingkan pemerintahan presiden Francois Bozize.

Kekerasan telah berkobar di Republik Afrika Tengah sejak pemilihan umum pada Desember di mana Presiden Faustin-Archange Touadera menang untuk masa jabatan kedua, namun hasil pemilu itu disengketakan oleh koalisi milisi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya