JAKARTA - Bangsa Indonesia hidup berdampingan dengan bencana lantaran letak geografisnya berada di cincin api atau ring of fire.
Salah satu dari rawan gempa dan tsunami di antaranya Wilayah Pacitan, hingga Provinsi Aceh. Masyarakat perlu memahami konsep evakuasi mandiri agar selamat dari ancaman bencana tersebut.
"Sebagai upaya mitigasi, ada banyak upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah korban saat terjadi tsunami. Masyarakat perlu memahami konsep evakuasi mandiri karena merupakan jaminan keselamatan yang sudah terbukti efektif," kata Koordinator Mitigasi Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono dikutip dari Antara, Kamis (16/9/2021).
Hidup berdampingan dengan bencana menjadikan masyarakat memiliki kearifan lokal dalam menghadapi bencana.
Baca juga: Indonesia Diapit Cincin Api, Jusuf Kalla Ajak Masyarakat Siaga Bencana
Daryono mencontohkan seperti evakuasi mandiri lewat kearifan lokal Smong di Pulau Simeulue, Aceh. Senandung ini terbukti efektif mampu menyelamatkan masyarakat di pulau tersebut sejak ratusan tahun.
Karena saat terjadi gempa kuat, saat itu juga masyarakat pesisir harus segera menjauh dari pantai. Untuk mendukung efektivitas proses evakuasi, maka jalur evakuasi harus sudah disiapkan, rambu evakuasi sudah terpasang secara permanen.
"Adanya kelengkapan fasilitas ini membuat masyarakat yang melakukan evakuasi akan dengan segera mencapai titik kumpul di tempat evakuasi sementara di daerah yang aman," katanya.
Baca juga: Indonesia Diguncang 5 Kali Gempa Kurang dari 12 Jam