"Pengunjung lain yang melihatnya mengatakan bahwa seekor harimau melompat dari suatu tempat di atas, dan menarik lengan anak saya dengan salah satu cakarnya,” jelasnya.
"Anak laki-laki saya berteriak, menangis, menjerit. Saya sangat terkejut sehingga saya tidak bisa berpikir. Saya berlari untuk mendapatkan bantuan dengan dia di pelukan saya,” terangnya.
Sang ibu mengklaim jeruji kandang memiliki celah yang memungkinkan kucing besar itu menyodok cakarnya ke luar.
Sang ibu bermaksud mengajukan tuntutan kepada pihak taman atas kelalaiannya dalam memberikan keamanan.
Namun, sumber penegak hukum merasa ibu itu telah melampaui penghalang keamanan. Jika tidak, seharusnya harimau itu tidak mencakar ibu jari putranya. Kendati demikian, sang ibu membantah hal itu.
Taman safari Taigan di Krimea, yang diduduki Rusia dari Ukraina sejak 2014, belum mengomentari insiden tersebut. Taman ini dikelola oleh pawang singa legendaris Oleg Zubkov, yang memungkinkan beberapa pengunjung untuk secara "aman" bergaul dengan kucing besar yang tidak terikat.
Harimau dianggap oleh para penggemarnya sebagai hewan jenius dengan kekuatan misterius dan dia telah ditampilkan oleh media di seluruh dunia.
(Susi Susanti)