“Karena virus ini, apapun variannya kalau ada di benda-benda mati tidak masuk dalam tubuh, dalam tubuh benda hidup seperti sel manusia akan hidup, kalau ada di benda-benda mati apakah di tanah, di meja, di kursi, itu beberapa jam atau paling beberapa hari tidak aktif atau kita bisa mengatakan sebagai mati. Jadi tidak masalah,” paparnya.
Baca Juga: Terus Berkurang, RSDC Wisma Atlet Kemayoran Rawat 266 Pasien Covid-19
Nah, bagaimana caranya supaya tidak masuk ke dalam tubuh? “Itu tadi ada intervensi. Mulai dari 3T, 3 M itu kan sangat sangat kuat itu memakai masker, sekarang kita menjaga jarak, mencuci tangan, lalu ditambah lagi dengan menghindari kerumunan, minimalisir mobilisasi ya,” kata Erlina.
“Tapi kalau kondisi sekarang 3M saja dilakukan dengan sangat sangat disiplin itu sudah sangat jitu. Tapi memang kita tidak bisa menjamin bahwa hanya satu intervensi yang dibutuhkan untuk pencegahan. Masih banyak ikhtiarnya selain 3M, 5M, ada 3T dari pihak pemerintah testing, tracing juga treatment, juga vaksinasi,” paparnya.
(Arief Setyadi )