Erlina mengatakan saat ini varian Mu ini masih variant of interest (VoI). “Jadi, baru menjadi perhatian dan sedang ditelaah, walaupun ada data menunjukkan kemungkinan potensi penularan yang cukup tinggi, cukup mudah dan resistansi dengan vaksin. Tapi itu masih perlu data untuk membuktikannya,”tutupnya.
(Fahmi Firdaus )