Lebih lanjut ia menyebutkan apabila sejak awal Moeldoko ingkar janji soal nominal uang yang akan diberikan maka apabila nantinya betul menjadi Ketum Partai Demokrat maka ia ragu Moeldoko akan betul-betul mendengarkan aspirasi kader.
"Makanya itu saya berbalik dan memberikan kesaksian yang sebenarnya. Saya memberikan kesaksian ini juga tentunya mendapatkan intimidasi baik dari pesan singkat maupun telepon, tapi karena yang saya ungkapkan ini kebenaran saya tidak takut," tutupnya.
(Fahmi Firdaus )