JAKARTA - Kuasa Usaha Ad Interm (KUAI) KBRI Khartoum Derry Putera Iskandar memastikan warga negara Indonesia (WNI) di Sudan berada dalam kondisi aman. Sejak akhir Oktober lalu, kondisi di Sudan tengah dilanda krisis sejak kudeta militer terjadi.
Ia memastikan sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban di tengah krisis yang melanda Sudan.
"Menurut pantauan KBRI Khartoum, para WNI dalam keadaan aman," kata Derry dalam pesan singkat kepada Okezone, Selasa (2/11/2021).
Ia mengatakan, total terdapat 1.391 WNI di Sudan. Sebanyak 1.054 orang di antaranya merupakan pelajar maupun mahasiswa.
Derry mengatakan, saat ini pihak KBRI Khartoum terus menjalani komunikasi dengan para WNI yang berada di Sudan. Pihak KBRI Khartoum pun terus mengimbau para WNI untuk berada di tempat tinggalnya masing-masing.
Baca Juga : Pemimpin Kudeta: Tentara Sudan Rebut Kekuasaan untuk Cegah Perang Saudara
"Betul, sesuai imbauan yang kita sampaikan untuk tetap di rumah dan tetap menjalin komunikasi dengan KBRI Khartoum," ucapnya.
Sementara itu, ia mengatakan, saat ini KBRI Khartoum telah menetapkan status situasi darurat Siaga III. Pihak KBRI pun menyediakan beberapa hotline yang bisa dihubungi oleh WNI.
"KBRI Khartoum telah menetapkan Status Situasi Darurat SIAGA III. Kepada WNI di Sudan agar tidak keluar rumah hingga keadaan kembali kondusif dan tetap menjalin komunikasi dengan KBRI Khartoum. Nomor Hotline KBRI Khartoum Hotline 1: +249 907978701; Hotline 2: +249 900079060; Hotline 3: +249 900079050."
(Erha Aprili Ramadhoni)