Selain Andika Perkasa, Ini 4 KSAD yang Sebelumnya Anggota Kopassus

Tim Litbang MPI, Jurnalis
Kamis 04 November 2021 06:08 WIB
Ilustrasi (Foto : Istimewa)
Share :

MENGAWALI karier di satuan korps baret merah, Jenderal TNI Andika Perkasa kini menjadi calon tunggal Panglima TNI. Kopassus, yang menjadi titian awalnya dalam berkarir, merupakan bagian dari Komando Utama tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat.

Ia adalah satu-satunya nama yang diusulkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggantikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa pensiunnya pada November ini.

Selain Andika Perkasa, berikut adalah nama-nama KSAD yang pernah jadi anggota Kopassus tersebut;

1. Jenderal TNI (Purn.) Edi Sudradjat,

Pada tahun 1980 ia menjadi Brigadir Jenderal dengan jabatan Panglima Komando Tempur Lintas Udara Kostrad. Setahun kemudian ia menjadi Panglima Kodam II/Bukit Barisan di Medan dengan pangkat Mayor Jenderal hingga tahun 1983, dan lalu menjadi Pangdam Kodam III/Siliwangi di Bandung pada tahun 1983-1985.

Selama dua tahun setelah itu (1985–1986), Sudradjat diangkat sebagai Asisten Operasi Kasum ABRI sebelum lalu menjadi Letnan Jenderal untuk jabatan Wakil Kepala Staf TNI-AD dari tahun 1986 hingga 1988. Kemudian dari tahun 1988 hingga 1993, ia menjadi Kepala Staf TNI-AD. Tahun 1993, ia dipercaya menjadi Panglima ABRI menggantikan Try Sutrisno.

2. Jenderal TNI (Purn.) Wismoyo Arismunandar,

Ia adalah purnawirawan perwira tinggi TNI-AD yang pernah menjabat sebagai KSAD pada tahun 1993 sampai 1995 dan Pangkostrad periode 1990 sampai dengan 1993. Ia merupakan lulusan Akademi Militer Nasional tahun 1963. Wismoyo merupakan anak dari pasangan Sri Wurjan dan Arismunandar.

Jabatan demi jabatan ditapakinya di jajaran korps baret merah sampai dengan jabatan Danjen Kopassus. Sosok Wismoyo yang merupakan ipar Presiden Soeharto (menikah dengan Sri Hardjanti) terkenal dekat dengan bawahan dan tegas dalam kedisiplinan, namanya sempat mencuat sebagai kandidat Panglima ABRI tetapi Soeharto lebih memilih Feisal Tanjung dan menugaskan Wismoyo sebagai Ketua KONI.

Wismoyo adalah penggerak kekompakan seluruh kepala staf saat itu termasuk Kapolri dalam setiap kebijakan, bahkan di eranya setiap kepala staff memiliki agenda bergantian mengunjungi kesatuan angkatan lain.

Baca Juga : Andika Perkasa Jadi Calon Panglima TNI, Dahnil Anzar: Prabowo Siap Bekerja Sama

3. Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo,

Masa kecilnya dia habiskan di kampung Piyungan, Yogyakarta. Setelah menyelesaikan pendidikan sekolah menengah, Subagyo memilih sekolah militer di Akademi Militer (Akmil), Magelang. Dia lulus tahun 1970. Pada usia 24 tahun, Subagyo memulai kariernya sebagai Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Berbagai tugas dia laksanakann dengan baik. Mulai tugas operasi militer hingga teritorial dia jalani secara profesional.

Kariernya pernah melejit bahkan mendapat kenaikan pangkat istimewa 1 tingkat pernah dienyamnya saat selesai Operasi Woyla di Thailand. Mantan komandan Paspampres di era Soeharto ini kemudian mendapat bintang di pundaknya saat menjabat Danjen Kopassus. Selepas itu kariernya mulus menjadi Pangdam Diponegoro, kemudian Wakasad dan KSAD.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya