ETHIOPIA - Cerita mengiris hari dialami para perempuan dari Ethiopia. Mereka diperkosa, dipukuli dan diintimidasi secara tidak manusiawi oleh pemberontak.
Empat belas dari 16 perempuan yang diwawancarai Amnesty mengatakan mereka diperkosa beramai-ramai oleh pemberontak Tigray.
Dalam beberapa kasus bahkan mereka diperkosa di bawah todongan senjata dan di depan anak-anak mereka.
"Tiga dari mereka memperkosa saya saat anak-anak saya menangis," kata salah satu korban yang selamat, dilansir dari DW.
Baca juga: Human Rights Watch: Pemerintah Ethiopia Blokir Bantuan untuk Korban Pemerkosaan
Baca juga: AS Perintahkan Pegawai Pemerintah Non-Darurat Segera Tinggalkan Ethiopia
"Mereka menampar saya (dan) menendang saya. Mereka menodongkan senjata seolah-olah mereka akan menembak saya," lanjut dia.
Para perempuan mengatakan mereka mengidentifikasi Tigrayans dengan aksen dan cercaan etnis yang mereka gunakan untuk melawan Amhara.