Buru Hacker, AS Tawarkan Hadiah Rp143 Miliar

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 11 November 2021 18:37 WIB
Ilustrasi kejahatan siber (Foto: Sputnik/dpa)
Share :

Terlepas dari besarnya jumlah hadiah yang cukup menggoda, tidak semua pakar keamanan siber yakin bahwa imbalan ini akan efektif dalam mengungkap peretas.

Sementara itu, Colonial Pipeline mengatakan telah membayar hampir USD5 juta (Rp72 miliar) dalam bentuk Bitcoin kepada para peretas untuk bisa kembali mendapatkan akses ke sistem mereka. Pada Juni lalu, Departemen Kehakiman AS berhasil mengembalikan sekitar USD2,3 juta (Rp33 miliar) dari uang tebusan itu.

Sebelumnya, perusahaan pengolah daging terbesar di dunia yakni JBS pada bulan Juni mengatakan bahwa mereka telah membayar uang sebesar USD11 juta setelah diretas oleh kelompok Rusia yang dikenal dengan nama REvil.

Dikutip DW, data paling anyar yang dikeluarkan bulan ini menunjukkan bahwa otoritas AS menerima laporan adanya pembayaran terkait ransomeware dengan nilai sekitar USD590 juta atau (Rp8,5 triliun) pada paruh pertama 2021.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya