Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti Dinas PUPR untuk menyiagakan alat berat di sekitar lokasi rawan bencana hingga para relawan untuk bersiaga menghadapi ancaman bencana yang bisa terjadi kapan saja.
"Kita siagakan personel 24 jam non-stop, termasuk peralatan dan logistik," tuturnya.
Disinggung kendala yang dihadapi, Dani memastikan, sejauh ini, pihaknya belum menghadapi kendala berarti, termasuk cadangan logistik hingga anggaran penanganan bencana. Terlebih, kata Dani, Pemprov Jabar pun telah mengalokasikan anggaran untuk penanganan bencana dari pos Biaya Tak Terduga (BTT).
"Memang saat ini banyak refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, tapi penanganan bencana alam tetap menjadi prioritas dan kita punya cadangan dana BTT Rp500 miliar," tutur Dani.
(Erha Aprili Ramadhoni)