JK Digadang-gadang Maju Jadi Caketum PBNU

Fahreza Rizky, Jurnalis
Minggu 14 November 2021 20:14 WIB
Jusuf Kalla (foto: dok Okezone)
Share :

Selain itu, lanjut Syahrial, JK juga beberapa kali menjadi tokoh perdamaian baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dan, semua itu terjadi karena JK dekat dengan kalangan ulama dan tokoh agama lainnya.

"Secara kemampuan di sisi ekonomi dan bisnis pun sangat mumpuni. Tidak akan menjadi beban organisasi. Penilaian saya, dengan agenda pluralisme yang dikedepankan organisasi PBNU, tidak ada yang kurang dari diri Pak JK. Hanya kesediaan beliau saja yang harus ditanyakan," jelas Syahrial.

Kendati demikian, Syahrial mengakui belum memahami kans JK jika ikut dalam pemilihan Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-34. JK diketahui tercatat sebagai Mustasyar PBNU pada periode 2015-2020.

Jusuf Kalla melalui juru bicaranya belum bisa memberikan tanggapan atas usulan tersebut. "Belum ada tanggapan," ucap Jubir JK, Husain Abdullah saat dikonfirmasi MNC Portal.

Sebagai informasi, Muktamar PBNU ke-34 akan dilaksanakan di Lampung pada 23-25 Desember 2021. Pemilihan ketua tanfidziyah atau ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Muktamar kali ini dilakukan dengan metode one man one vote oleh para pemilik suara.

Pada Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur, pada 2015, KH Said Aqil Siradj kembali terpilih menjadi Ketua Tanfidziyah PBNU secara aklamasi setelah calon lainnya yakni KH As'ad Ali Said mengundurkan diri pada pemilihan putaran kedua.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya