JAKARTA- Anggota Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Iptu JM mengalami luka parah setelah ditabrak bandar narkoba di wilayah Cirebon, Jawa Barat.
(Baca juga: Sadis! Perwira Polres Jakpus Ditabrak dan Dilindas Bandar Narkoba di Cirebon)
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi di rest area Km 208 Cirebon pada pagi tadi sekira pukul 06.00 WIB.
"Barang bukti yang disita berupa narkoba seberat 35 kilogram," kata Hengki Haryadi kepada wartawan, Minggu (21/11/2021).
(Baca juga: Begal dan Tewaskan Karyawati Cantik, Begini Nasib Eksekutornya di Tangan Polisi)
Hengki membeberkan, kejadian itu berawal dari pengungkapan begal karyawati Basarnas yang meninggal dunia beberapa waktu lalu, ternyata eksekutor begal di bawah pengaruh sabu.
"Tim sat Narkoba Polres Jakpus mencari bandar shabu yang diduga sering menyuplai kepada pelaku pelaku kejahatan kekerasan di wilayah DKI Jakarta," tambahnya.
Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indrawienny Panjiyoga menambahkan, karena efek kecanduannya sehingga membutuhkan penggunaan yang terus menerus dan dapat menimbulkan masalah psikis seperti gangguan kecemasan, paranoid, tidak bisa membedakan kenyataan dan imajinasi sehingga sring berlaku kasar dan agresif.
"Kita melaksanakan metode pre emtive strike," tegas Panji.
Menurutnya, pelaku kejahatan kekerasan, yang di bawah pengaruh Narkoba, mengakibatkan hilang rasa takut, hilang empati, semangat berlebihan. "Sehingga sangat berbahaya sekali," tutup Panji.
(Fahmi Firdaus )