Diganggu Kelompok Garis Keras, Muslim di Kota India Kesulitan Jalankan Sholat Jumat

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 07 Desember 2021 14:42 WIB
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
Share :

Ahmad mengatakan setidaknya ada 108 ruang terbuka di kota tempat umat Islam beribadah hingga tiga tahun lalu. Dia mengatakan gangguan pertama terjadi pada Mei 2018, mengurangi jumlah tempat sholat Jumat menjadi 37.

“Jumlah itu semakin menyusut menjadi sekitar 20 bulan lalu,” katanya.

Mufti Mohammad Saleem, presiden cabang lokal Jamiat Ulama E-Hind, sebuah organisasi terkemuka ulama Islam, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa “namaz belum terjadi bahkan di 20 situs yang ditunjuk karena anggota kelompok sayap kanan telah datang. di sana, memblokir situs atau mengganggunya”.

“Jumat lalu, namaz hanya ditawarkan di 13 atau 14 situs,” katanya. “Kami tidak yakin apakah mereka akan mengizinkan sholat di ruang publik mana pun Jumat depan.”

Gangguan terus-menerus oleh kelompok Hindu telah menjadi penyebab keprihatinan umat Islam Gurugram. Mereka mendesak pemerintah kota “menangani masalah ini dengan serius” dan menghentikan kelompok-kelompok Hindu memblokir lebih banyak situs.

“Kami menghindari konfrontasi dengan kelompok-kelompok ini. Kami telah meminta orang-orang kami untuk tidak terlibat dalam pertengkaran verbal atau konfrontasi apa pun dengan mereka,” kata Saleem.

“Jika pemerintah menghentikan mereka sebelum mencapai tempat sholat, tidak akan ada konflik.”

Bulan lalu, pemerintah Gurugram mencabut izin dari delapan dari 37 ruang publik yang ditunjuk untuk salat, dengan alasan “penolakan” oleh penduduk daerah tersebut.

Wakil Komisaris Polisi Gurugram Yash Garg mengatakan kepada Al Jazeera bahwa tidak ada “izin tertulis” bagi umat Islam untuk sholat di 37 situs tersebut dan itu dilakukan hanya melalui “kesepahaman antara komunitas” yang dicapai pada 2018.

“Tidak ada izin resmi karena itu bukan masalah hak di tempat umum,” kata Garg. “Polisi selalu berada di lokasi. Orang-orang yang mencoba mengganggu telah ditangkap.”

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya