Gus Dur melanjutkan ceritanya, bila ada seseorang yang memukul unta itu, maka dia akan membalasnya pada kesempatan lain.
“Walaupun kejadiannya sudah 10 tahun,” sambung Gus Dur.
“Jadi kalau ada manusia yang tidak mau akur dan pendendam setelah 10 tahun berkonflik, maka ia bukan manusia, tapi unta,” seloroh Gus Dur disambut tawa para tamunya terbahak-bahak.
Baca juga: Ketika Gus Dur 'Membedah' Isi Otak Soekarno, BJ Habibie dan Otaknya Sendiri
(Fakhrizal Fakhri )