"Yang ditangkap adalah perusuh yang kebetulan beragama Islam, jadi bukan Islam nya yang ditangkap," ujarnya.
Dalam sambutannya, Kiai Sahal Mahfudz, Rais Syuriah NU, Jawa Tengah mengajukan pertanyaan mengenai terhambatnya kegiatan dakwah di daerah setelah peristiwa Tanjung Priok. Buktinya, dulu berkhotbah tidak perlu izin ini dan itu, sekarang harus memiliki izin dari pamong dan komando rayon militer. "Paling tidak harus memiliki SIM surat izin mubalig." ujarnya menyindir Benny.
(Khafid Mardiyansyah)