Akhirnya Hoegeng mengadakan pertemuan dengan orang tersebut dan Presiden Soekarno untuk membuktikan bahwa dirinya tidak terlibat dalam aksi itu.
Dikutip dalam buku Hoegeng Polisi dan Mentri, Senin (27/12/2021), Hoegeng membenarkan dirinya didatangi oleh orang yang bersangkutan di kantor dan di rumahnya. Lalu secara rinci Hoegeng menyebutkan tanggal dan pertemuannya serta detail pembicaraannya. Hoegeng juga memberikan jawaban tidak bersedia ikut setelah diajak.
Baca Juga : Ini Julukan Hoegeng untuk Presiden Soekarno, Embahe!
Sumber: Buku Hoegeng Polisi dan Mentri Teladan karya Suhartono
(Erha Aprili Ramadhoni)