China Lockdown Kota Youxhou dan Xi'an, Warga Barter Gawai dengan Bakpao

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Rabu 05 Januari 2022 08:10 WIB
Kota Xi'an di lockdown, warga barter demi kebutuhan hidup (Foto: Weibo)
Share :

Namun, banyak di antara warga bersuara di media sosial. Mereka mengaku sudah kehabisan barang-barang pokok.

Baru-baru ini terjadi sebuah insiden di kompleks permukiman Mingde 8 Yingli, sebelah selatan Kota Xi'an.

Sesaat setelah tengah malam pada 1 Januari, mereka diperintahkan meninggalkan rumah dan menuju fasilitas karantina.

Pada Selasa (04/01), pemerintah China menempatkan Kota Yuzhou—sejauh 500km dari Xi'an—dalam status karantina ketat alias lockdown.

Sebanyak 1,1 juta penduduk Yuzhou kini harus tetap berada di rumah.

Pada Senin (03/01) malam, hampir semua kendaraan dilarang melaju di jalan, dan semua toko kecuali supermarket diperintahkan untuk tutup.

Pada awal karantina wilayah diberlakukan, pemerintah kota membolehkan satu orang per satu rumah keluar setiap dua hari sekali untuk membeli kebutuhan pokok.

Akan tetapi, lockdown diperketat pada Senin (27/12), sehingga semua warga tidak diperkenankan ke luar rumah kecuali untuk menjalani tes Covid.

Sejak saat itu, banyak penduduk berkeluh kesah serta meminta bantuan makanan di platform Weibo. Mereka mengklaim belum menerima paket bantuan gratis dari pemerintah.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya