JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menuturkan bahwa lebih dari tujuh dekade lalu, Pancasila lahir dari semangat untuk mempersatukan berbagai bentuk kemajemukan di tanah air, mulai dari budaya, bahasa, suku, etnis, hingga keberagaman agama.
Hal tersebut disampaikan Wapres pada acara Peresmian 6 Rumah Ibadah Universitas Pancasila di Kampus Universitas Pancasila, JalanbRaya Lenteng Agung, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Rabu (5/01/2022)
“Pancasila dikatakan sebagai titik temu antarberbagai latar belakang kemajemukan tersebut,” ucapnya dilansir dari Setwapres.
Salah satunya, kata Wapres, sebagai dasar negara, Pancasila sejalan dengan nilai-nilai berbagai agama yang dianut oleh masyarakat Indonesia.
“Pancasila menjadi jaminan bahwa negara melindungi kebebasan memeluk agama, sekaligus mengakomodasi penyelenggaraan aktivitas keagamaan,” tuturnya.
Baca juga: Masya Allah, Ini Rahasia KH Ma'ruf Amin Tetap Bugar di Usia 78 Tahun
Pluralitas agama di Indonesia, menurut Wapres, merupakan suatu keniscayaan yang harus disyukuri, dipupuk, dan dipelihara.
"Keberagaman ini, apabila kita rawat dengan pengetahuan dan toleransi, maka akan menjadi kekayaan yang luar biasa yang jarang dimiliki oleh bangsa lain di dunia," terangnya.
Baca juga: Wapres Maruf : Kita Harus Mendengarkan Keinginan Rakyat Papua