Bukan dimaksudkan menghina agama Islam, tetapi hanya dimaksudkan sebagai siasat agar Raja Brawijaya V berkenan mengucapkan dua kalimat syahadat.
Begitulah, dengan metode dakwah yang lentur dan moderat seperti itu, akhirnya dakwah Sunan Kalijaga berhasil secara gilang-gemilang. Raja Brawijaya V pun bersyahadat di bawah bimbingan Sunan Kalijaga secara sukarela tanpa paksaan sedikit pun.
(Qur'anul Hidayat)