Kasus Omicron Melonjak, Menkes Fokus Penanganan Pasien Via Telemedicine

Fahreza Rizky, Jurnalis
Rabu 12 Januari 2022 20:28 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto : Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan kasus Omicron di Indonesia akan melonjak dalam waktu tak lama lagi. Namun pasien yang terinfeksi diperkirakan bergejala ringan.

Karena itulah pemerintah akan fokus penanganan pasien Omicron melalui isolasi mandiri dan terpusat serta menggunakan telemedicine. Strategi ini berbeda saat pemerintah menghadapi lonjakan varian Delta di mana rumah sakit menjadi tumpuan utama karena banyak pasien bergejala sedang dan berat.

"Karena Omicron umumnya ringan kita akan menyiapkan strategi perawatan bukan di rumah sakit, tapi strategi perawatannya lebih isolasi mandiri di rumah atau isolasi terpusat sehingga banyak rakyat yang terkena bisa sembuh sendiri dirawat di RS dengan layanan telemedicine dan obat-obatan yang akan kita bantu," ujar Budi melalui konferensi video yang dilihat pada Rabu (12/1/2022).

Budi mengungkapkan, strategi melawan Omicron lainnya adalah disiplin protokol kesehatan utamanya memakai masker. Lalu petugas juga akan memperkuat surveilans dan testing. Jika ada warga merasa tak enak badan atau bergejala seperti terinfeksi Covid maka diimbau tak ragu untuk tes PCR.

Baca juga: Menkes Pastikan Vaksinasi Booster Tak Ganggu Mekanisme Vaksinasi Gotong Royong

"Kami akan segera meningkatkan reagen-reagen PCR yang bisa mendeteksi Omicron. Kemudian, kalau kita sakit lebih baik kita isolasi," jelas dia.

Baca juga: Covid-19 Bakal Melonjak Tinggi, Menkes: Kita Harus Waspada, tapi Tak Perlu Panik

Kemudian, lanjut Menkes, pemerintah juga memastikan pelaksanaan vaksinasi dipercepat. Ia berpesan agar kelompok rentan seperti orang tua atau lansia bisa segera disuntik vaksin untuk melindugi mereka dari serangan virus corona. "Karena merupakan segmen yang paling lemah untuk masuk rumah sakit," terangnya.

Di konferensi yang sama, Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memperkirakan puncak kasus Omicron di Indonesia akan terjadi pada awal Februari 2022. Menurut dia proses infeksi Omicron lebih cepat dari Delta.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya