JAKARTA - Pelaku utama penganiayaan dan pengeroyokan pasukan elite TNI, Pratu Sahdi yakni Bahrudin ditangkap saat tengah bekerja di Tanjung Priok.
Saat ditangkap, dan digelandang untuk gelar perkara kasus tersebut kepada wartawan, Bahrudin hanya tertunduk lesu. Tampak raut menyesal dari wajahnya.
"Dari hasil pengembangan kasus penganiayaan, pelaku B ialah pelaku utama yang menusuk korban rekan kita anggota TNI hingga meninggal dunia," Kata Wibowo saat ditemui di Mapolres pada Rabu (19/1/2022).
Menurut Wibowo, usai menusuk korban. Bahrudin sempat kabur dan akhirnya ditangkap petugas saat dirinya sedang bekerjad di kawasan pelabuhan dermaga Muara Baru.
Berdasarkan keterangan Wibowo, dalam kesehariannya pelaku diketahui bekerja sebagai penjaga kapal di kawasan dermaga pelabuhan Muara Baru.
"Penjaga kapal di dermaga, di daerah Muara Baru. Ditangkap pas lagi bekerja, memang dia bekerjanya kan di dermaga Muara Baru," Ungkap Wibowo.
Saat ditanya terkait motif pengeroyokan yang dilakukan, Wibowo memastikan bahwa antara pelaku dan korban tidak saling kenal.
"Sebelumnya para pelaku ada masalah dengan orang. Kemudian ya malam itu terjadi salah sasaran ya sebenarnya," Pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)