KANSAS - Seorang pria asal Kansas, Amerika Serikat (AS) menghadapi tuduhan federal potensial setelah diduga mengancam akan membunuh Presiden AS Joe Biden. Pria ini mengaku sedang dalam misi dari Tuhan untuk melakukan perjalanan ke Washington dan "memotong kepala ular."
"Saya datang untuk mengejar keledainya, Sleepy Joe," terang tersangka Scott Merryman kepada agen Dinas Rahasia (Secret Service) awal pekan ini.
“Saya sedang berbicara tentang Presiden Biden, dan Anda bisa mengutip saya,” lanjutnya.
Agen tersebut menghubungi Merryman setelah warga Kansas itu menelepon switchboard Gedung Putih dan mengatakan dia akan "memotong kepala ular/Antikristus” yang merujuk pada Biden.
Baca juga: Ditangkap Bawa AR-15, Pria California Mengaku 'Dapat Wahyu Tuhan' untuk Bunuh Biden
Merryman kemudian melakukan perjalanan dari Kansas ke Hagerstown, Maryland, sekitar 65 mil dari Washington. Lalu seorang agen Secret Service berbicara kepadanya di tempat parkir. Menurut pengajuan pengadilan, dia menyetujui penggeledahan, dan agen tersebut menemukan tiga peluru kaliber 45 dan sebuah spotting scope di ranselnya. Dia tidak memiliki senjata dan membantah mengancam membunuh Biden.
Baca juga: Biden Janji Pilih Wanita Kulit Hitam Sebagai Hakim Agung
Dalam sebuah wawancara dengan agen khusus, Merryman mengklaim bahwa dia sedang menuju ke Gedung Putih untuk menyampaikan pesan kepada Biden, dan menasihatinya bahwa orang-orang sudah muak dengan perpecahan di negara ini dan mengembalikannya kepada Tuhan (atau pergi ke neraka).
Tuduhan itu tertuang dalam pernyataan tertulis yang diajukan Secret Service pada Jumat (28/1) di Pengadilan Distrik AS di Maryland. Pengajuan itu dilakukan untuk menunjukkan kemungkinan penyebab dikeluarkannya pengaduan pidana dan surat perintah penangkapan untuk Merryman.
Menurut pernyataan tertulis, Merryman menjadi perhatian Dinas Rahasia setelah menelepon polisi di Independence, Kansas untuk memberi tahu mereka bahwa dia akan pergi ke Washington untuk menemui Biden. Dia diduga mengatakan kepada agen federal bahwa Tuhan menyuruhnya untuk "memotong kepala ular di jantung bangsa."
Pernyataan tertulis itu mencakup beberapa tangkapan layar dari posting-an Merrryman di Facebook. Yakni ketika dia menyebut Biden sebagai "Antikristus" dan agen khusus yang bertanggung jawab atas kasusnya sebagai "Lucifer."
“Saya percaya Joe Biden adalah Antikristus sekarang, dan dia akan menderita luka kepala yang fatal. Saya akan menangani pukulan itu dalam nama Kristus,” tulisnya dalam salah satu posting-an.
Dia menambahkan bahwa dia akan melakukannya secara ajaib “dengan peluru dan tidak menggunakan senjata.”
(Susi Susanti)