Luhut : Pasien Covid-19 Meninggal Kebanyakan karena Tidak Divaksin

Azhfar Muhammad, Jurnalis
Senin 31 Januari 2022 15:32 WIB
Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA — Kasus Covid-19 bisa mengakibatkan kematian. Namun, pasien yang meninggal kebanyakan karena mereka belum divaksin.

"Tadi saya singgung di atas banyak atau rata-rata kebanyakan yang meninggal (Covid-19) kebanyakan yang tidak divaksin,” kata Menteri Koordinator Maritim dan investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, dalam evaluasi PPKM, Senin (31/1/2022).

Baca Juga:  Waspada! Menkes Prediksi Kasus Covid-19 Akan Melonjak Terus Akibat Omicron

Luhut menegaskan, pandemi yang terjadi beberapa tahun belakangan ini telah mengingatkan kepada masyarakat untuk peduli terhadap sesama khususnya disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Pandemi yang terjadi beberapa tahun belakangan ini telah mengingatkan kepada kita untuk peduli kepada sesama. Penyakit yang diderita oleh seseorang akan menjadi penyakit bagi semuanya," ujarnya.

Menurut Luhut, penyelesaian secara pribadi tidak akan pernah menjadi solusi, dan penyelesaian bersama menjadi satu-satunya cara untuk menangani pandemi.

“Hanya dengan membuang perasaan egois masing-masing dari kita-lah, saya yakin kita akan mampu mengatasi pandemi ini bersama-sama. Tetaplah rendah diri dan terus mengikuti anjuran yang dikeluarkan. Jangan merasa paling benar,” urainya.

Baca Juga:  Pemprov DKI Ingatkan Kantor Terapkan WFH, Perusahaan Membandel Disanksi Tegas

Dalam kesempatan tersebut, Luhut juga mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2022 dan ia berharap di tahun yang baru ini dilimpahkan dengan kebahagiaan, kesehatan dan kemakmuran.

“Mari kita terus berusaha dan berdoa. Semoga Tuhan yang Maha Kasih senantiasa memberikan kesehatan dan keselamatan kita semua serta kita dapat segera keluar dari badai pandemi Covid 19 ini,” tandasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya