WHO: Varian Omicron Baru Tidak Lebih Parah dari Versi Aslinya

Agregasi VOA, Jurnalis
Rabu 02 Februari 2022 05:13 WIB
Ilustrasi varian Omicron baru (Foto: Freepik)
Share :

NEW YORKOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan versi baru varian omicron dinilai tidak lebih parah daripada virus aslinya.

Dr. Boris Pavlin dari Tim Tanggap Covid-19 WHO membahas varian baru itu dalam sebuah briefing secara online karena subvarian BA.1 yang lebih umum dari omicron telah tersisihkan di Denmark dan beberapa negara lain oleh subvarian BA.2 yang lebih baru.

“Mengamati negara-negara lain yang sekarang digantikan oleh BA.2 dari omicron, kami tidak menyaksikan lonjakan pasien rawat inap yang lebih tinggi dari yang diperkirakan,” teragnya.

Pavlin mengatakan hal itu berdasarkan data dari Denmark, negara pertama ketika varian BA.2 melampaui BA.1. Ia menambahkan vaksin tetap memberi perlindungan atas berbagai bentuk varian virus corona.

 Baca juga: WHO Ungkap Fakta-fakta Ilmiah Terbaru Varian Omicron   

Menurut sebuah studi Denmark yang menganalisis infeksi atas lebih dari 8.500 rumah tangga Denmark pada Desember dan Januari lalu, versi baru omicron itu lebih menular daripada varian BA.1 pada umumnya.

Tetapi penyebaran subvarian baru, yang juga dominan di India, Nepal, Filipina, dan Qatar, tidak mencegah Denmark pada Selasa (1/2) untuk mencabut sebagian besar aturan pembatasan pandemi.

Baca juga: Cegah Transmisi Lokal Omicron, Satgas Minta Posko Desa-Kelurahan Diaktivasi

Denmark, negara dengan lebih dari 60% penduduknya yang berusia di atas 12 tahun telah menerima suntikan ketiga vaksin, mengatakan tidak lagi menganggap wabah Covid-19 sebagai "penyakit kritis sosial" karena lonjakan infeksi terbaru tidak membebani sistem kesehatan negara Skandinavia itu.

"Saya tidak berani mengatakan ini merupakan kali terakhir bagi pemberlakuan sejumlah pembatasan Covid-19," kata Perdana Menteri Mette Frederiksen pada Selasa (1/2) di radio Denmark.

"Kami tidak tahu apa yang akan terjadi pada musim gugur, apakah akan ada varian baru,” lanjutnya.

Di tempat lainnya di Eropa, Irlandia telah mencabut sebagian besar pembatasan. Sedangkan Belanda dan negara-negara lain melonggarkan beberapa aturan pembatasan virus corona.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya