Denmark, negara dengan lebih dari 60% penduduknya yang berusia di atas 12 tahun telah menerima suntikan ketiga vaksin, mengatakan tidak lagi menganggap wabah Covid-19 sebagai "penyakit kritis sosial" karena lonjakan infeksi terbaru tidak membebani sistem kesehatan negara Skandinavia itu.
"Saya tidak berani mengatakan ini merupakan kali terakhir bagi pemberlakuan sejumlah pembatasan Covid-19," kata Perdana Menteri Mette Frederiksen pada Selasa (1/2) di radio Denmark.
"Kami tidak tahu apa yang akan terjadi pada musim gugur, apakah akan ada varian baru,” lanjutnya.
Di tempat lainnya di Eropa, Irlandia telah mencabut sebagian besar pembatasan. Sedangkan Belanda dan negara-negara lain melonggarkan beberapa aturan pembatasan virus corona.
(Susi Susanti)