Padahal saat ini, antara korban dan tersangka berencana akan kembali rujuk kembali. “Karena perselingkuhan antara guru dengan guru,” jelas dia.
Kompol Nanang menjelaskan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya dan fakta yang ada, penusukan korban dilatari sakit hati karena ditolak rujuk.“Selain itu dia merasa tidak dihargai oleh korban karena tidak dilibatkan dalam rencana pernikahan anaknya,” kata dia.
Namun terkait pengakuan tersangka adanya perselingkuhan, dia menyebutkan petugas tidak menemukan bukti bukti dan saksi.
(Widi Agustian)