Kematian Akibat Varian Omicron Rendah, Anies: Jangan Terlena dan Menyepelekan Keadaan

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis
Rabu 09 Februari 2022 07:19 WIB
Anies Baswedan. (Foto: Tangkapan layar)
Share :

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut tren angka kematian pasien Covid-19 varian Omicron lebih rendah dari pada gelombang kedua varian Delta Juli 2021 lalu. Tetapi, Ia mengimbau agar warga Jakarta tidak terlena dan menyepelekan keadaan.

"Untuk angka kematian dapat kita sampaikan bahwa trennya tidak mengikuti tren gelombang kedua. Bila pada saat puncak gelombang kedua yang lalu angka kematian positif Covid-19 mencapai 200-an dalam sehari. Saat ini angka kematian Covid-19 dalam kisaran 30 per hari," kata Anies dalam akun Instagram @aniesbaswedan dikutip, Rabu (9/2/2022).

Menurut Anies, angka tersebut di satu sisi bisa membuat masyarakat lebih tenang dan tak perlu panik. Namun di sisi lain jangan sampai membuat terlena apalagi menyepelekan keadaan.

Baca juga: Covid-19 Meroket, Anies: Tren Angka Kematian Tak seperti Gelombang Kedua

“Walaupun fatality rate lebih rendah tapi bila jumlah kasusnya berlipat lebih banyak maka jumlah kematian absolut tetap bisa tinggi seperti gelombang kedua. Ini yang harus kita cegah sama sama," harap Anies.

Anies mengatakan walaupun angka kematian ini jauh lebih rendah dibandingkan saat gelombang Delta, tapi satu kematian saja akibat Covid-19 tetap terlalu banyak dan harus dicegah sekuat tenaga. Menurutnya angka kematian lebih rendah disebabkan beberapa faktor salah satunya vaksinasi.

"Kematian yang lebih rendah ini bisa disebabkan karena beberapa faktor, di antaranya sifat dari varian Omicron sendiri yang tidak seganas varian Delta, tapi juga faktor vaksinasi dan kekebalan warga Jakarta yang sudah jauh lebih tinggi dibanding tahun lalu. Kebanyakan kasus kematian masih didominasi oleh warga yang belum mendapatkan vaksinasi dosis lengkap," ujarnya.

Anies pun menekankan seluruh stakeholder di Pemprov DKI agar menuntaskan vaksinasi terutama vaksinasi booster atau dosis ketiga.

"Oleh karena itu bagi semuanya saya mengingatkan kembali mari kita menuntaskan vaksinasi juga mengejar booster bila sudah mendapatkan tiket untuk vaksinasi dosis ketiga di aplikasi PeduliLindungi dan juga bisa booking lewat aplikasi JAKI atau datang langsung ke fasilitas kesehatan," tuturnya.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya