Pihaknya juga menyadari lalu menjelaskan secara gamblang ada beberapa oknum yang menyalahgunakan pelat istimewa ini.
“Masalahnya begini, kadang-kadang ada oknum yang permohonan surat kendaraan tersebut setelah kami berikan kemudian diberikan lagi kepada temannya yang sipil,”bebernya.
“Kita tidak bisa awasi sampai disitu, cuma di lapangan kalau kita menemukan kendaraan dari instansi A terus digunakan sama orang yang bukan dari instansi tersebut itu biasanya nomornya kita ambil,”pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )