Menurutnya, ada beberapa target perencanaan penggalian di beberapa situs tersebut. Di Situs Kumitir Mojokerto misalnya, BPCB telah menemukan luasan bangunan 6 hektar dengan membuka tiga sisinya, yakni sisi utara, timur, dan barat, yang terakhir ekskavasi terbaru.
"Kalau sisi selatan kondisinya rusak, tahun ini kita akan menyerang ke bagian dalam, ada sektor A, B, C, tapi kita akan membuka antara koridor antara gerbang ke sektor ABC. Itu nanti cari lahannya, sebagian besar sudah rusak oleh penggalian bata," bebernya.
Sementara untuk Situs Patakan yang berada di Lamongan, pihak BPCB bakal merampungkan ekskavasi tahap akhir situs peninggalan Kerajaan Mataram Kuno era Raja Airlangga. Di mana, pihaknya telah menemukan pintu gerbang situs dan bakal merencanakan rencana pembangunan kembali Situs Patakan.
"Kita finishing, terakhir dulu Lamongan sama kayak ini, teruruk. Kita hilangkan semua, tinggal merapikan bagian halaman, sesuai level aslinya selesai. Pintu gerbang kelilingnya kita sudah temukan, yang bagian dalamnya kita rapikan saja. Jadi kita sama Pemkab Lamongan tahun ini akan merencanakan sudah merencanakan master plan," tukasnya.
(Arief Setyadi )