TARAKAN - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumah Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Kalimantan Utara menutup sejumlah layanan kepada masyarakat, mulai Senin (21/2/2022) untuk selama beberapa hari ke depan karena lebih dari 100 tenaga kesehatan dan karyawan terpapar Covid-19.
"Jumlah nakes dan karyawan di RSUD Tarakan yang terpapar Covid-19 lebih dari 100 orang," kata Pelaksana Tugas Direktur RSUD Tarakan Franky Sientoro di Tarakan.
BACA JUGA:Breaking News: Kasus Covid-19 Bertambah 34.418 Hari Ini
Para nakes dan karyawan yang terpapar Covid-19 rata-rata mengalami gejala ringan, seperti demam. Mereka menjalani isolasi mandiri untuk menuju pemulihan. Ia menyebut pelayanan akan dibuka kembali sesuai dengan hasil evaluasi atas perkembangan situasi.
Adapun jenis pelayanan yang ditutup, Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang hanya melakukan pelayanan gawat dan darurat atau prioritas satu dan pasien rujukan, serta instalasi rehabilitasi medik.
BACA JUGA:Update Covid-19 per 21 Februari: Positif 5.231.923 Orang, 4.554.711 Sembuh dan 146.541 Meninggal
"Sebenarnya penutupan pelayanannya tidak semua, seperti di IGD tetap dibuka harus yang benar-benar 'emergency' atau prioritas satu dan pasien rujukan," kata Franky.