Kehadirannya dalam kelompok itu disambut baik oleh salah seorang pendiri “In the Same Boat,” Rolf-Organ Hogset.
“Dia pekerja keras. Dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa, tidak hanya dengan membersihkan pantai, tapi membantu dengan hal-hal lain juga. Dan dia pintar memasak masakan Asia,” ujarnya dari Vega kepada VOA.
Bagi Ika dan suami, Oyvind, ini merupakan aktivitas yang produktif dan aman di tengah pembatasan terkait pandemi virus corona. “Ini kegiatan yang sangat berarti, daripada tidak ngapa-ngapain,” ujar Oyvind yang kini sedang menikmati masa pensiun setelah puluhan tahun menerbangkan pesawat jet militer dan komersial.
Adapun LSM “In the Same Boat” diketahui memiliki belasan kapal. Kelompok LSM ini telah mengumpulkan lebih dari 1.000 ton sampah plastik sejak 2017. Mereka memasang target untuk membersihkan 20.000 pantai antara 2020 dan 2025.
“Hasilnya sudah cukup lumayan. Kami sudah membersihkan beberapa area paling kotor. Sekarang kami sedang bekerja di area dengan polusi yang lebih sedikit,” ujar laki-laki yang hidup di kapal ini.
Untuk ke depannya, Rolf mengatakan, organisasi ini tidak hanya akan melakukan upaya pembersihan saja, tapi juga berusaha mencegah masuknya sampah plastik ke perairan. Sambil terus melakukan upaya penggalangan dana, mengingat dana yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan ini, tidak sedikit.
Setelah 2,5 tahun berlayar, Ika mengaku banyak kepuasan yang didapatkan. “Kita bisa melihat melakukan hal-hal atau sesuatu yang mungkin kalau kita traveling mainstream, tidak bisa mendapat pengalaman yang sama,” kata pelaut itu.
Misalnya menyaksikan Aurora Borealis, cahaya cantik di langit utara atau menyaksikan ikan paus humpback dari jarak sangat dekat.
Untuk sekarang ini, karena pandemi, Ika mengatakan masih akan menghabiskan waktu di perairan Norwegia dan membersihkan pantai dari plastik. Ia dan suami juga sudah menyimpan rencana untuk berlayar ke Greenland, Kanada, AS, Selandia Baru dan akhirnya Indonesia. Namun rencana ini kemungkinan baru akan diwujudkan apabila situasi terkait pandemi sudah lebih baik.
(Susi Susanti)