Kisah Tentara Nyaris Tewas Usai Tabrak Atap dan Mendarat di Dapur karena Parasut Gagal Dibuka

Susi Susanti, Jurnalis
Rabu 23 Februari 2022 13:47 WIB
Tentara jatuh menabrak loteng dan mendarat di dapur (Foto: The Sun)
Share :

CALIFORNIA - Seorang tentara yang mengenakan seragam Pasukan Khusus Inggris jatuh melalui loteng dan menabrak angit-langit interior di dapur lantai dasar pada pertengahan tahun lalu.

Tentara yang disembunyikan identitasnya ini nyaris tewas setelah menabrak atap dan mendarat di dapur rumah seseorang ketika parasutnya gagal terbuka sepenuhnya saat lompatan jatuh bebas Pasukan Khusus.

Jomathan Shiroma, juru bicara Camp Roberts, sebuah pangkalan penjaga Nasional California sekitar 30 mil utara dari insiden itu, membenarkan bahwa tentara itu adalah orang Inggris.

Dia diketahui telah melompat keluar dari pesawat di ketinggian lebih dari 15.000 kaki pada lompatan High Altitude Low Opening yang dikenal sebagai Halo - yang digunakan SAS dan SBS untuk penyusupan rahasia ke wilayah musuh.

Baca juga: Ukraina Akan Kerahkan 8.500 Pasukan, 15 Helikopter Jaga Perbatasan Belarusia

Tapi dia lepas kendali ketika parasut gagal dibuka dan digunakan. Penduduk setempat menelepon 911 setelah melihatnya jatuh ke tanah di California selatan.

Akibat insiden itu, lubang menganga terlihat di atap berubin merah sebuah bungalo di pinggiran Atascadero.

Baca juga:  Khawatir Invasi Rusia, Inggris Siapkan 1.000 Tentara Dukung Krisis Kemanusiaan

Polisi mengatakan penghuni bungalo tidak ada di rumah ketika insiden itu terjadi pada pukul 16.55 waktu setempat, pada Selasa (6/7).

Gambar-gambar dari tempat kejadian menunjukkan tentara itu tergeletak, dikelilingi puing-puing dan debu batu bata di dapur.

Dia masih terikat pada tali kekangnya. Dia menembus atap dan parasut dibentangkan di atap gedung.

“Penerjun payung telah jatuh melalui bagian luar dan dalam sebuah tempat tinggal,” terang polisi.

"Penerjun payung itu sadar tetapi tertegun dengan keluhan rasa sakit tetapi tidak ada luka serius yang terlihat,” lanjutnya.

Gambar menunjukkan dia memiliki pergelangan kaki yang berdarah. Dia dibawa ke rumah sakit kota untuk perawatan.

Polisi mengatakan semua tentara lain yang ambil bagian dalam latihan "mendarat dengan selamat di lapangan pendaratan yang ditentukan."

“Kami bersyukur penerjun hanya mengalami luka sedang dan tidak ada orang lain yang mengalami luka,” tambah polisi

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya