Buronan Polisi, Ini Tampang 11 Teroris KKB Pelaku Penembakan Brutal Prajurit TNI AD

Chanry Andrew S, Jurnalis
Kamis 24 Februari 2022 17:45 WIB
dok: Polda Papua Barat
Share :

MANOKWARI - Polda Papua Barat menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus penembakan anggota TNI AD Yon Zipur 20/PPA, beberapa waktu lalu.

 (Baca juga: Profil Yon Zipur 20/PPA, Tempat Serda Miskel yang Tewas Ditembak Teroris KKB Bertugas)

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi, mengatakan kejadian penembakan terhadap anggota TNI AD Yon Zipur 20/PPA tersebut saat sedng memperbaiki jembatan penghubung kampung Kamat dan Kampung Faat Kahrio.

Akibat penembakan brutal tersebut, menyebabkan gugurnya 1 prajurit TNI AD dan 3 prajurit lainnya.

"Dari hasil pemeriksaan saksi saksi ,olah TKP keterangan yang didapatkan semuanya dikonfirmasi ada 11 nama yang merupakan dari hasil keterangan penyidik pemeriksaan semua adalah dpo pelaku penembakan tersebut yang menyebabkan gugurnya 1 orang personel TNI di sorong selatan" ujar Adam, Kamis (24/2/2022).

(Baca juga: Anggota Pasukan Elite Kopasgat yang Ditembak Teroris KKB Operasi Pengangkatan Peluru)

"Mulai hari ini Polda Papua Barat beserta jajaran menyebarkan lembaran DPO kepada seluruh wilayah papua barat, bagi masyarakat yang melihat bisa menghubungi nomor 110 atau nomor kontak yang ada di lembaran DPO ,agar ditindak lanjuti oleh jajaran polda papua barat" ucap Kabid Humas.

Lebih lanjut dia mengatakan, nama pelaku yang pertama Arnoldus Jansen Kocu pelaku ini hampir sama dengan pelaku penembakan pertama kemudian Wamen,Manuel Aimau, Chusme Aitief ,Sepnat Fatem, Zakarias Kamat, Rendy Fatem,Hamelus Assem (Ham assem),Vincen Frabuku,Thomas Assem (Tom Assem), Libertus Assem.

"Dari hasil pemeriksaan mereka memang masih sama dengan personel pelaku penembakan sebelumnya di Pos Persiapan Koramil Kisor Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat,"bebernya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya