Sosok Gayatri di Balik Kepemimpinan Tribhuwana Raja Majapahit

Avirista Midaada, Jurnalis
Jum'at 11 Maret 2022 07:26 WIB
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Share :

JAKARTA - Tribhuwana Wijayatunggadewi menjadi raja perempuan pertama di Kerajaan Majapahit. Tribhuwana Wijayatunggadewi merupakan anak dari Raden Wijaya atau Dyah Wiajaya, pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Majapahit.

Semasa menjabat sebagai raja Majapahit Tribhuwana Wijayatunggadewi bergelar Sri Tribhuwanatunggadewi Maharajasa Jayawisnuwardhani, hal ini sesuai pada catatan sejarah di Prasasti Berumbung. Dikutip dari buku "Perempuan - Perempuan Tangguh Penguasa Tanah Jawa" dari Krishna Bayu Adji dan Sri Wintala Achmad, raja perempuan pertama ini naik tahta setelah menggantikan Jayanagara.

Konon masa pemerintahan Tribhuwana Wijayatunggadewi hanya berlangsung sampai sang ibunda meninggal pada tahun 1350. Informasi ini membuat kesan adanya pemerintahan Tribhuwana Wijayatunggadewi hanya sebagai wakil dari Gayatri yang menolak naik tahta menjadi raja, dan memilih menjadi pendeta Buddha.

Pada kitab Kakawin Negarakertagama disebutkan semasa menjalankan pemerintahannya di Majapahit (1328 - 1350), Tribhuwana Wijayatunggadewi didampingi oleh Kertawardhana. Sementara di Serat Pararaton disebutkan, bahwa awal pemerintahan Tribhuwana didampingi oleh Patih Amangkubhumi Arya Tadah.

Baca juga: 4 Istri Raja Majapahit Raden Wijaya, Gayatri Perekrut Gajah Mada

Pada tahun 1251 Saka, Arya Tadah sakit hingga merasa sudah tidak mampu lagi mengemban tugasnya sebagai patih amangkubhumi. Arya Tadah pun memohon kepada Tribhuwana Wijayatunggadewi agar melepaskan jabatannya sebagai Patih Amangkubhumi.

Baca juga: Saat Gajah Mada Menolak Diberi Jabatan Strategis di Kerajaan Majapahit

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya