Program vaksinasi itu menurut Suharyanto menjadi syarat utama bagi siapapun yang ingin menyaksikan secara langsung MotoGP Mandalika 2022. Mantan Pangdam V Brawijaya itu memastikan bahwa, jika sudah memiliki sertifikat vaksin kedua, maka masyarakat tidak perlu lagi melakukan tes Covid-19 untuk menyaksikan laga para pembalab dunia di Sirkuit Pertamina Mandalika pada Jumat (18/3) hingga Minggu (20/3) nanti.
“BNPB telah mendukung melalui kebijakan seperti tidak adanya lagi tes antigen maupun Polymerase Chain Reaction (PCR) bagi para penonton maupun pengunjung sehingga dapat datang langsung ke Mandalika dengan ketentuan telah mendapatkan vaksin dosis dua dan tiga,” tutur Suharyanto.
“Dua hari lagi menuju event, kami terus melakukan testing, pembagian masker secara masif serta mendorong percepatan pemberian vaksin dosis ketiga kepada masyarakat Lombok Tengah,” lanjutnya.
Baca juga: 3 Negara Paling Banyak Keluarkan Dana Tangani Covid-19, Malta Salah Satunya
Di samping itu, Suharyanto juga menjelaskan bahwa BNPB bersama Satuan Tugas dan Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota telah mempersiapkan fasilitas kesehatan apabila ditemukan kasus Covid-19 ketika event sedang berlangsung. Adapun dalam hal ini, RS Mandalika di bawah naungan Pemprov NTB telah disiapkan baik dari sarana, prasarana maupun sumber dayanya untuk mengantisipasi apabila terjadi temuan kasus Covid-19.
“Kami telah mempersiapkan fasilitas kesehatan, salah satunya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandalika yang telah mempersiapkan fasilitas bagi pasien Covid-19 mulai dengan gejala ringan, sedang berat maupun orang tanpa gejala (OTG),” jelasnya.
Baca juga: Sri Mulyani Sebut Dunia Habiskan USD19 Triliun Hanya untuk Covid-19
“Kami telah mempersiapkan rencana kontijensi bersama Satuan Tugas Penanganan Covid-19 daerah dan Dinas Kesehatan setempat sehingga ketika ditemukan kasus Covid-19, para pasien dapat langsung melakukan isolasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Suharyanto juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan MotoGP pada 18 sampai 20 Maret 2022 mendatang dilakukan dengan sistem bubble, yakni tidak ada interaksi pertemuan langsung antara pendukung, penonton maupun atlet di arena. Testing yang masif juga dilakukan sehingga masyarakat yang masuk ke arena sudah dipastikan negatif tes Covid-19.