Antisipasi Karhutla, BNPB Dukung Pemprov Riau Lakukan Perencanaan Simulasi

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 17 Maret 2022 13:21 WIB
Rapat simulasi Karhutla di Riau (Foto: BNPB)
Share :

PEKANBARU – Mengantisipasi sejak dini, BNPB mendorong para pelaku di Provinsi Riau untuk merencanakan simulasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal tersebut menyikapi potensi karhutla saat memasuki musim kemarau.

Pada awal tahun 2022 hingga kini data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat rekapitulasi karhutla di wilayah Riau mencapai 421 hektar. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Riau telah mengidentifikasi potensi karhutla hingga akhir tahun ini.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), monitoring dinamika atmosfir pada saat iklim wilayah indonesia kondisi dipengaruhi La Nina lemah-Netral. Kondisi ini menyebabkan musim kemarau tetapi agak basah dari pada normalnya.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Wilayah Riau Marzuki menyebutkan kewaspadaan tinggi karhutla masuk awal musim kemarau periode II diprakirakan pada bulan Mei hingga September dengan puncak kemarau diprakirakan pada Juni hingga Juli. Namun demikian kesiapsiagaan berbagai pihak perlu dilakukan sejak Mei hingga September. Pada periode tersebut, wilayah Riau berada pada musim kemarau.

Baca juga: Gorontalo Berkomiten Wujudkan Global Platform for Disaster Risk Reduction 2022

“Namun pada Mei ini merupakan masa peralihan di sebagian wilayah masih berpotensi hujan, atau peralihan dari musim hujan ke kemarau,” jelasnya saat mengikuti perancangan simulasi pengendalian karhutla, Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (17/3/2022).

Selama kurun waktu 5 tahun (2017 – 2021) rekapitulasi karhutla tertinggi pada tahun 2019 dengan luas 90.550 hektar.

Baca juga: Banjir dan Longsor Landa Purworejo, 6.085 Warga Mengungsi

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya