Sembari terus menangis, sang anak mengeluarkan tisu dari dalam mulutnya itu, dan melanjutkan tangisannya. Karena kehabisan kesabaran, sang ART yang sebelumya menyuapinya itu langsung mengangkat sang anak dari kereta bayi yang didudukinya.
Setelah mengangkat sang anak, ia memaksa anak tersebut untuk berdiri dan jalan. Ia terlihat menyeret anak tersebut dengan kasar untuk jalan mengikutinya.
(Fahmi Firdaus )