Di kesempatan yang sama, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkapkan, Kampus Politeknik Ben Mboi dibangun pada lahan seluas 141 hektare. Saat ini sudah mempunyai jumlah kadet mahasiswa 175 orang, terdiri dari 79 putra dan 96 putri. Tujuh puluh persen kadet berasal dari NTT dan 30 persen dari berbagai provinsi di luar NTT serta dengan jumlah dosen pengajar sebanyak 47 orang.
"Kegiatan belajar mengajar sudah dimulai sejak 30 Agustus 2021. Dengan mempunyai jumlah program studi masing-masing prodi terdiri 25 kadet. Prodi 1, budidaya pertanian lahan kering. 2 prodi budidaya tanaman perkebunan. 3 prodi budidaya ternak. 4 prodi perikanan tangkap. 5 prodi pengolahan hasil laut perikanan. 6 prodi permesinan kapal. 7 prodi budidaya ikan," kata Prabowo.
Menhan menjelaskan, kerja sama perkuliahan sudah terjalin dengan 25 instansi dari perguruan tinggi dan dunia usaha dunia industri di seluruh Indonesia.
Nantinya nasa pendidikan perkuliahan di Politeknik Ben Mboi akan ditempuh selama 3 tahun. Saat ini, daya tampung kampus 175 mahasiswa, selanjutnya direncanakan dibangun barak dan kelas tambahan hingga daya tampung 525 mahasiswa sehingga memiliki kapasitas 3 angkatan perkuliahan.
"Perlu dilaporkan kepada bapak presiden bahwa Kemenhan sejak bulan Desember 2020 sampai hari ini juga telah memberi piagam patriot bela negara kepada 11.023 warga negar Indonesia eks Timor Timur yang telah memilih tetap setia kepada NKRI. Yang hari ini berada di kabupaten Kupang, Belu, Timor tengah Utara, dan Timor tengah Selatan," tutur Prabowo.
(Erha Aprili Ramadhoni)