Ramadan di Madinah, Toko Tutup Sejak Pagi Hingga Dhuhur

Antara, Jurnalis
Senin 04 April 2022 11:51 WIB
Ilustrasi suasana di Madinah. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Toko-toko di Madinah tutup pada pagi hingga sebelum Dhuhur. Hal itu disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Ni'am Sholeh yang berpuasa Ramadhan 1443 Hijriah di Tanah Suci.

"Dari salah satu pedagang pakaian di kawasan Taiba Suites, diperoleh informasi kalau ia baru buka tiga hari yang lalu. Selama dua hari puasa, mereka menutup dagangannya pada pagi hingga sebelum dhuhur, baru setelahnya mereka berjualan, hingga pukul dua pagi," kata Asrorun melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Senin (4/4/2022).

Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini, pertokoan belum pulih sepenuhnya karena masih banyak yang tutup. Hanya beberapa yang buka bahkan sebagian baru mulai memajang barang dagangannya.

Setiap Shalat Rawatib, seluruh toko tutup, untuk ikut berjamaah. Kabar baiknya, bagi yang suka berbelanja, saat Shalat Tarawih, toko-toko diperkenankan buka.

 BACA JUGA:Buka Puasa di Masjid Nabawi Madinah, Jamaah Diberi Waktu 10 Menit

BACA JUGA:BMKG: Suhu Udara Indonesia Maret 2022 Tertinggi Ke-9 Sejak 1981!

Dia mengatakan, bagi jamaah yang berkenan mengikuti pengajian dapat bergabung dengan majelis taklim yang dilaksanakan antara Ashar dan Maghrib di dalam Masjid Nabawi. Ada kyai yang menyampaikan materi pengajaran keagamaan dalam bahasa Arab.

Bagi yang tidak mau ikut majelis taklim, untuk menunggu Maghrib, jamaah bisa mengaji Al-Quran, atau ziarah ke makam Rasulullah SAW, ziarah ke makam Baqi, atau sekedar jalan menunggu Maghrib seperti menyaksikan ditutupnya payung raksasa usai Ashar jelang matahari tergelincir.

Payung raksasa sebagai pelindung jamaah dari terik matahari itu terbuka secara serentak di pagi hari, kurang lebih satu jam usai, saat matahari sudah muncul dari peraduan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya