Pada ujung setiap atap juga terdapat ‘skylight’ atau teknologi atap transparan. Abimantra menerangkan tujuannya agar jamaah dapat mengetahui waktu dengan cahaya yang tembus ke dalam masjid.
Selain desain luar, kenyamanan di dalam masjid juga turut diperhitungkan agar jamaah khusyuk menjalankan ibadah. "Masjid ini direncanakan tanpa penghawaan buatan, kisi-kisi kayu sintetis pada tampak memberikan tabir dan kontrol terhadap panas yang membuat kenyamanan termal di dalam masjid terjaga nyaman," katanya.
Sentuhan ornamen seperti jam digital dan lemari Alquran menghiasi dinding dalam masjid. Bagian dalam masjid juga sudah dapat dimanfaatkan untuk beribadah dan kegiatan keagamaan.
(Qur'anul Hidayat)