Pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas di kedua lokasi demo tersebut. Penutupan di kawasan Istana Presiden dilakukan sejak pukul 09.00 WIB. Sementara di DPR rekayasa lalu lintas masih bersifat situasional.
"Di DPR/MPR penutupan sifatnya situasional kalau memang mahasiswa tertib kita akan buka jalur busway dan jalur umum. Kalau nanti tidak bisa kita lakukan penutupan di bawah jembatan layang semuanya dibelokkan ke kiri nanti dari sana bisa putar balik naik layang Ladogi kembali ke Semanggi bisa belok kiri bisa kearah lapangan tembak, bisa ke arah Pal Merah," jelasnya.
(Rahman Asmardika)