“Kebaktian Fajar GPIB Immanuel merupakan tradisi dan kami bersyukur bahwa Gereja Immanuel pagi ini memiliki wajah baru yang teduh dan memancarkan kebahagiaan bagi kita semua,” ujar Anies Baswedan.
“Berdiri di tempat ini merasakan sebuah suasana yang amat berbeda, setiap tahun diikhtiarkan untuk datang. Kali ini cukup unik, karena revitalisasi telah tuntas,” kata Anies.
Anies Baswedan juga menjelaskan bahwa revitalisasi gereja bukan sekadar melakukan pemugaran pada fisiknya semata. Melainkan, lebih dari itu, Gereja Immanuel harus menjadi tempat bagi kegiatan dan memberikan keteduhan baik bagi pengurus maupun jemaatnya.
“Sebuah gereja bukan hanya tentang bangunan, sebuah Gereja adalah tentang jemaat yang ada di sana, tentang kegiatan, doa dan cahaya keteduhan, kedamaian kepada semua yang melingkupinya,” tutur Anies Baswedan.
“Karena itu, amat bersyukur bagian dari tugas kita (Pemprov DKI Jakarta) sudah ditunaikan ketika revitalisasi ini selesai. Sisi selatan yang dulu jarang diperhatikan, sekarang menjadi tempat cahaya itu memancar dengan amat indahnya,” ucap dia.