Saat itu, lanjut dia, setelah dirinya pulang ke Tanah Air sudah ada berita Presiden Jokowi melantik Laksana Tri Handoko sebagai Kepala BRIN.
Lalu, Handoko pun menemui dirinya dan memastikan bahwa Ketua Dewan Pengarah BRIN merupakan Megawati Soekarnoputri.
“Saya bilang pada Pak Handoko, apa betul pasti saya menjadi Ketua Dewan Pengarah BRIN?" ucapnya.
"Ya sudah pasti saya disuruh kalau bisa ketemu Ibu,” ujar Handoko saat itu.
Megawati pun mempertanyakan apakah pertemuan tersebut tidak ilegal lantaran takut menyalahi aturan.
Ia pun ingin nanti saja bertemu saat sudah ada Peraturan Presiden (Perpres) penunjukkan dirinya sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN.
Menurut dia, banyak kritik dan kekhawatiran BRIN akan dibawa ke politik lantaran dirinya merupakan Ketum PDIP.
“Banyak orang bertanya begini, kenapa Ibu Megawati? Dia itu Ketum partai, nanti di BRIN dimainkan politik. Saya bilang waduh, orang ini pinter-pinter tapi belum apa-apa sudah seringkali suudzon. Jadi supaya semua ini pemerintahan daerah supaya bisa mengerti saya, saya ini orang yang sangat taat aturan,” papar Megawati.
Baca juga: Ngabuburit Bareng Megawati, Menag Belajar Politik Tanpa Baper
(Fakhrizal Fakhri )