Dukung Kemerdekaan Palestina, Jumat Terakhir Bulan Ramadan Ditetapkan Hari Internasional Al-Quds

Tim Okezone, Jurnalis
Selasa 26 April 2022 21:41 WIB
Masjid Al Aqsa (foto: Reuters)
Share :

Republik Islam Iran menganggap solusi demokratis, dan politik untuk isu Palestina adalah memberikan hak menentukan nasib sendiri kepada rakyat Palestina, yaitu dengan kembalinya seluruh pengungsi Palestina ke tanah air mereka dan penyelenggaraan referendum komprehensif dan bebas di seluruh wilayah Palestina, yang diikuti oleh semua penduduk asli Palestina di hadapan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

"Ini merupakan solusi dan penyelesaian secara adil atas hak rakyat tertindas Palestina," bebernya.

Secara umum solusi usulan Republik Islam Iran yang telah terkomunikasikan ke Sekretaris Jenderal PBB mencakup beberapa hal sebagai berikut:

- Seluruh pengungsi Palestina memiliki hak untuk kembali ke tanah air mereka.

- Seluruh masyarakat Palestina, penganut agama apa pun (Islam, Kristen, Yahudi) harus menentukan nasib, masa depan dan sistem politik negara mereka melalui proses referendum yang adil dan demoktaris.

- Berdirinya sistem politik pilihan mayoritas rakyat Palestina.

- Sistem politik pilihan mayoritas masyarakat Palestina akan memutuskan tentang nasib pihak-pihak pendatang ke wilayah Palestina.

- Hal yang amat penting berkaitan dengan Palestina adalah tindakan “pendudukan” sebagai langkah ilegal yang bertentangan dengan peraturan internasional dimana langkah normalisasi hubungan menjadi bentuk penerimaan pendudukan pada saat hal ini (pendudukan) bertentangan dengan hukum internasional serta berlawanan dengan undang-undangn dasar dari berbagai negara, maka Republik Islam Iran mengajak seluruh negara dunia khususnya negara-negara Muslim untuk melakukan upaya yang diperlukan guna mendukung penuh resistensi dan perjuangan rakyat Palestina serta menolak berbagai prarkarsa palsu antara lain Kesepakatan Abad maupun normalisasi hubungan dengan rezim Zionis serta membantu proses penyelesaian masalah Palestina secara adil dan demokratis.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya