Demi melihat ketikan Gus Dur untuk materi seminar itu, panitia yang tokoh senior HMI itu terbelalak mau pingsan, Gus Dur menulis materi seminar layaknya materi tulisan ilmiah, mengutip banyak buku, mengutip pernyataan tokoh, lengkap dengan judul buku, penerbit, tahun terbit, hingga nomor halamannya, pada catatan kaki materi seminar itu.
Si panitia, yang masih menyimpan tanda tanya terkait kevalidan catatan kaki pada materi seminar Gus Dur itu, tetap memperbanyak materi seminar itu, biarlah nanti peserta seminar yang ratusan jumlahnya itu menjadi saksi pula atas kebenaran data Gus Dur itu.
Acara seminar selesai, beberapa panitia berkumpul dan melakukan verifikasi atas daftar pustaka dan catatan kaki seminar yang disusun Gus Dur, dicarilah buku-buku sesuai judul yang disebut di materi Gus Dur, satu per satu dicek, ternyata, masya Allah, tidak ada satupun catatan kaki dan daftar pustaka yang meleset, semuanya benar.
Jadi? Apakah Gus Dur hafal semua buku beserta nomor halamannya? Padahal sewaktu menulis materi seminar itu, sama sekali Gus Dur tidak membuka buku sama sekali. Alfatihah untuk Gus Dur.
(Qur'anul Hidayat)