"Pengungsi ada 200. Saya sampaikan ke teman-teman, tidak bisa selamanya di tanah seperti itu (lahan terbuka pengungsian), enggak manusiawi, kami punya rumah susun di CBU baru dibangun,” ungkap Anwar di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (10/5/2022).
Lebih lanjut, Anwar menuturkan, nantinya proses tersebut akan bekerja sama dengan pihak kecamatan dan kelurahan.
Sehingga, warga yang terdampak akan beristirahat dengan nyaman sembari menunggu rampungnya revitalisasi kawasan Pasar Gembrong.