”Beliau merayap hingga sampai ke tempat penjaga musuh. Tanpa letusan peluru, beliau merebut senjata dan mematahkan leher musuh tersebut dalam senyap di kegelapan malam. Kami melihat langsung tindakan beliau,” ujarnya.
Pengalamannya bertempur bersama Haruman di Palagan Timor, membuat Prabowo mengambil kesimpulan bahwa prajurit yang unggul di daerah pertempuran biasanya juga punya keunggulan di masa damai yaitu unggul dalam bela diri dan kemampuan menembak.
“Itu dua keahlian yang sangat mendasar yang harus dikuasai prajurit Angkatan Darat,”tutupnya.
(Fahmi Firdaus )